Tuesday, July 14, 2009

saya solat lima waktu TAPI...

Saya solat lima waktu tapi......
Ingat pada Allah hanya lima waktu itu saja
Dan pada masa lainnya saya lupa padaNya
Jika Sholat saya 10 minit ,
maka cuma 10 minit itu saja ingat pada Nya
Mungkin dalam 10 minit itu pun saya masih ingat selain daripada Nya.
Sujud, rukuk, iktidal dalam solat saya masih kosong....


Saya solat lima waktu tapi....
Saya tidak bersyukur pada NyaPadahal dulunya saya amat susah,
Allah yang memberi rezeki pada saya
Dengan rezeki itu saya dapat membeli rumah
Dengan rezeki itu saya dapat menampung keluarga
Dengan rezeki itu saya dapat membeli kendaraan dan sebagainya
Tapi.. hati saya masih belum puas
Saya masih tamak akan harta dunia dan masih menganggap serba kekurangan


Saya solat lima waktu tapi....
Saya masih menggunakan perkataan yang tidak sopan kepada teman teman
Saya sering menyakiti hati mereka
Saya sering menghina mereka
Saya sering menghina keturunan dan bangsa mereka seolah olah keturunan dan bangsa saya saja yang paling baik
Pada hal saya sendiri tidak tahu persis tempat saya di mahsyar nanti


Saya solat lima waktu tapi.....
Saya masih sombong dengan ilmu yang saya miliki
Saya masih sombong dengan amal perbuatan yang telah saya perbuat
Saya masih sombong dengan ibadah yang saya lakukan

Saya masih sombong dan menganggap sayalah yang paling pandai
Saya masih sombong dan merasa saya paling dekat dengan Allah SWT
Dengan berbagai macam cara dan berbagai argumen saya berdebat mereka yang tidak sehaluan dengan saya.
Padahal saya sendiri belum tahu,
redhakah Allah SWT dengan apa yang telah saya perbuat itu?


Saya solat lima waktu tapi....
Saya masih menggunakan ilmu hitam untuk menjatuhkan musuh-musuhku
Saya menggunakan wang bahkan harta serta pangkat dan kekuasaan untuk menjatuhkan manusia yang saya tidak suka




Saya solat lima waktu tapi....
Saya amat bakhil dan kikir mengeluarkan wang untuk zakat dan sedekah kepada fakir miskin atau kepada anak yatim piatu kerena saya takut hartaku habis dan jatuh miskin
Saya solat lima waktu tapi.....
Menuntut ilmu semata mata mempersiapkan diri untuk berdebat dengan orang lain atau untuk menduga keilmuan mereka dan sengaja mencari cari yang tidak sehaluan dengan saya,
dan memaksa mereka mengikuti jejak langkah saya,
padahal seharusnya saya sedar tujuan kita menuntut ilmu adalah supaya kita dapat berbuat amal soleh dan beribadah dengan khusyuk dan tidak melakukan syirik kepada Allah (mempersekutukan Allah SWT dengan yang lainnya)
Saya solat lima waktu tapi....
Saya enggan melaksanakan serta kurang bahkan tidak faham dengan firman Allah SWT dalam
Al Quran QS: 29 : (Al-Ankabut) : 45 yang artinya :-
"Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, iaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah solat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuata n) keji dan mungkar.Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat)adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain)"
Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Saya solat lima waktu tapi....
Saya tidak faham dan tidak tahu dan tidak menjalankan dengan benar firman Allah dalam QS 107. (Al Maa´uun) : yang artinya:-
1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama ?
2. Itulah orang yang mengherdik anak yatim
3. dan Tidak menganjurkan memberi makan orang miskin
4.. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat
5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya
6. orang-orang yang berbuat riya
7. dan enggan (menolong dengan) barang berguna.
~semoga jadi pedoman buat diri saya terutamanya dan sesiapa yg sudi membaca...ambil apa yg baik...=) ~
TQ kpd a.shah
Read More !

Friday, July 10, 2009

teka teki Imam Ghazali



salam...
sebenarnya teka-teki ni pernah diceritakan oleh lecturer sy,Ustaz Ali mase sy sem 1 dulu..kebetulan member hantar kat sy jadi kita kongsi bersama yer.... =)




Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya


(Teka Teki ) :






Imam Ghazali = " Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?


Murid 1 = " Orang tua "


Murid 2 = " Guru "


Murid 3 = " Teman "


Murid 4 = " Kaum kerabat "




Imam Ghazali = "Semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati (Surah Ali-Imran: 185).




Imam Ghazali = " Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?"


Murid 1 = " Negeri Cina "


Murid 2 = " Bulan "


Murid 3 = " Matahari "


Murid 4 = " Bintang-bintang "




Iman Ghazali = " Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama".




Iman Ghazali = " Apa yang paling besar didunia ini ?"


Murid 1 = " Gunung "


Murid 2 = " Matahari "


Murid 3 = " Bumi "




Imam Ghazali = " Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A'raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka."




IMAM GHAZALI" Apa yang paling berat didunia? "


Murid 1 = " Baja "


Murid 2 = " Besi "


Murid 3 = " Gajah "




Imam Ghazali = " Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah."




Imam Ghazali = " Apa yang paling ringan di dunia ini ?"


Murid 1 = " Kapas"


Murid 2 = " Angin "


Murid 3 = " Debu "


Murid 4 = " Daun-daun"




Imam Ghazali = " Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat "
Imam Ghazali = " Apa yang paling tajam sekali di dunia ini? "
Murid- Murid dengan serentak menjawab = " Pedang "
Imam Ghazali = " Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri "
Read More !

hikmah sujud

Hikmah sujud








- Sujud lega sistem pernafasan


Mungkin ramai di kalangan umat Islam tidak sedar mengenai pelbagai hikmah yang tersembunyi ketika sujud. Pada hal, kita perlu sedar bahawa tiada suatu pun ciptaan dan suruhan Allah s.w.t. yang sia-sia, malahan setiap ciptaan itu mempunyai kelebihan yang selalunya tidak terjangkau akal manusia.




Manusia melakukan sujud dalam dua bentuk, iaitu sujud fizikal seperti ketika bersolat dan sujud spiritual berbentuk ketaatan kepada perintah Allah s.w.t. dan menjauhi larangannya.




Ulama mengatakan sujud ketika solat adalah waktu manusia paling hampir dengan Allah s.w.t. dan mereka menggalakkan kita bersujud lebih lama.




Antara hikmah lain sujud adalah melegakan sistem pernafasan dan mengembalikan kedudukan organ ke tempat asalnya.


Bernafas ketika sujud pula boleh: - membetulkan kedudukan buah pinggang yang terkeluar sedikit dari tempat asalnya. - membetulkan pundi peranakan yang jatuh.


- melegakan sakit hernia. (burut)


- mengurangkan sakit senggugut ketika haid.


- melegakan paru-paru daripada ketegangan.


- mengurangkan kesakitan bagi pesakit apendiks atau limpa.


- kedudukan sujud adalah paling baik untuk berehat dan mengimbangkan lingkungan bahagian belakang tubuh.


- meringankan bahagian pelvis.


- memberi dorongan supaya mudah tidur.


- menggerakkan otot bahu, dada, leher, perut serta punggung ketika akan sujud dan bangun daripada sujud.


- pergerakan otot itu menjadikan ototnya lebih kuat dan elastik,secara automatik memastikan kelicinan perjalanan darah yang baik..


- bagi wanita, pergerakan otot itu menjadikan buah dadanya lebih baik,mudah berfungsi untuk menyusukan bayi dan terhindar daripada sakit buah dada.


- mengurangkan kegemukan.


- pergerakan bahagian otot memudahkan wanita bersalin, organ peranakan mudah kembali ke tempat asal serta terhindar daripada sakit gelombang perut(convulsions) .


- organ terpenting iaitu otak manusia menerima banyak bekalan darah dan oksigen.


- mengelakkan pendarahan otak jika tiba-tiba menerima pengepaman darah ke otak secara kuat dan mengejut serta terhindar penyakit salur darah dan sebagainya. Dari segi psikologi pula, sujud membuatkan kita merasa rendah diri di hadapan Yang Maha Pencipta sekaligus mengikis sifat sombong, riak, takbur dan sebagainya. Dari segi perubatan, kesan sujud yang lama akan menambahkan kekuatan aliran darah ke otak yang boleh mengelakkan pening kepala dan migrain, menyegarkan otak serta menajamkan akal fikiran sekali gus menguatkanmentality seseorang. Menurut kajian, terdapat beberapa urat saraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki darah sedangkan setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara normal dan sempurna.
Read More !